
SORONG, pbhkp.or.id – Organisasi Perubahan Sosial Indonesia (OPSI) Menyelenggarakan kegiatan Reguler Meeting For The CBMF Monitoring Field Verification In District Level (Monthly) kegiatan tersebut bertujuan untuk melakukan update dan tindak lanjut serta respon berbagai kasus atau situasi yang terjadi dan dialami langsung oleh komunitas populasi, agar komunitas yang menjadi korban kasus kekerasan bisa melanjutkan ke tingkat Litigasi maupun Nonlitigasi.
Dalam Kegiatan tersebut sangat diharapkan peran aktif Populasi Kunci dan Paralegal Officer dalam melakukan monitoring guna melakukan pendekomentasian kasus-kasus kekerasan yang dialami kelompok populasi kunci baik di lingkungan masyarakat maupun di layanan kesehatan.
Kegiatan berlangsung selama 3 hari mulai dari tanggal 09 -11 November 2021 di Kyriad Hotel Sorong, adapun Agenda Kegiatan yang disusun oleh OPSI sendiri mulai dari Registrasi Peserta hingga sampai pada diskusi dan tanya jawab.
OPSI sendiri mengundang Narasumber dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Perhimpunan Bantuan Hukum Keadilan Dan Perdamaian (PBHKP) yang diwakili oleh Adv. Jul Hamdan, Dengan membawa materi tentang “Pentingnya Peran LBH Untuk Mendampingi Kasus Kekerasan Dalam Mendukung Program HIV”.
Adv. Jul Hamdan menyampaikan bahwa Paralegal yang sudah terbentuk dalam komunitas kunci bisa menjadi garda terdepan dalam proses pendampingan di tingkat Nonlitigasi.
Hasil yang diharapkan adalah, ketika adanya informasi terkini dari komunitas populasi kunci terkait kasus kekerasan yang ditemukan dilapangan, segera ditindak lanjuti dalam kerja-kerja Advokasi.
Penulis : Ade Mus
Komentar Terbaru