Sorong,pbhkp.or.id – sungguh malang nasib CO yang telah telah beranak satu dan masih balita harus menanggung beban hidup. janji mau di nikahin secara dinas maupun catatan sipil hingga tidak ada kejelasan. sebenarnya masalah ini sudah pernah diselessaikan dalam suatu musyawarah antara kedua belah pihak dan di hadiri oleh keluarga oknum polisi berinisial Briptu KS serta penasehat hukum CO dari Perhimpunan Bantuan Hukum Perdamaian dan Keadilan (PBHKP-red) Sorong, Namun ternyata si oknum polisi mengingkari janji untuk menikahi CO secara sah.

terdorong oleh sikap Oknum polisi KS yang bertugas di Polres Sorong Selatan yang tidak pernah memenuhi janjinya tersebut, Akhirnya CO dengan di dampingi tim kuasa hukum PHBKP Sorong kembali memasukan laporan secara resmi ke Sie Propam Polres Sorong Selatan pada Jumat (20/08). Jein Robby Wosiri SH, salah satu tim kuasa Hukum dari PBHKP Sorong membenarkan kalau laporan polisi sudah masuk dan diterima oleh Siepropam Polres Sorong Selatan dengan nomor LP/22-B/VIII/2021/tertanggal 20 Agustus 2021.

“Memang benar kami tim kuasa hukum dari PBHKP Sorong, telah diminta kembali oleh Klien kami untuk membuat laporan resmi ke bagian Propam Polres Sorong Selatan. masalah antara Klien kami dengan oknum polisi KS ini bukan baru, namun sudah berjalan lama dimana oknum tersebut tidak mempunyai etikad baik sesuai kesepakatan yang di buat bersama . ini merupakan laporan kedua, selain itu masalah ini juga di sampai di Propam Polda Papua Barat,”Terang Jein Robby Wosiri.

wosiri menambahkan bahwa selaku kuasa hukum dari CO, pihaknya akan serius memantau perkembangan dari laporan yang telah dimasukan dan meminta etikad baik dari KS untuk segera menyelesaikan permasalahan dengan Klien PBHKP Sorong.

Sementara itu CO, menuturkan bahwa selama ini dirinya bersama anak dan orang tuanya (Ibu) sudah tidak pernah bertemu lagi dengan KS. untuk biaya hidup sehari hari pun CO yang berasal dari Lampung ini mengaku sudah setengah mati. “KS setelah pertemuan awal sebelum LP baru ini dibuat masih memberikan nafkah namun seiring berjalannya waktu sifak aslinya muncul lagi dan biaya untuk anakpun sudah mulai jarang dikasih. saya sudah berusaha untuk ikut kemauan dirinya dan keluarga bahkan sudah rela menikah ikut kepercayaannya, namun sampai sekarang KS selalu ingkar akan kesepakatan yang dibuat depan keluarag dan kuasa hukum saya,”Ujar CO.

Penulis : Tim pbhkp