Sorong,pbkp.or.id – Perhimpunan Bantuan Hukum Keadilan dan Perdamaian Kota Sorong sejak tanggal 3 s/d 7 Juni 2021, melaksanakan pelatihan paralegal tingkat dasar, diamana dalam pelatihan yang dilaksanakan di kantor PBHKP Sorong tersebut di ikuti oleh 12 peserta dari kelompok Perempuan Peduli HAM.

Berbagai Materi pelatihan antara lain , Paralegal dan Bantuan Hukum, HAM Dasar, Hukum Acara Pidana dan Hukum Acara Perdata, Perlindungan anak dan KDRT, advokasi kasus tindak pidana korupsi serta nonton bareng adapun para Pemateri selain merupakan para advokad dan Paralegal dari PBHKP Sorong, para peserta juga mendapat pemateri dari Yayasan Auriga Jakarta. Sementara itu para peserta sendiri berasal dari berbagai latar belakang profesi, seperti Ibu Rumah tangga, Mahasiswi, Tenaga Dosen, serta Aktivis dan Perwakilan Tokoh Perempuan.

Merry Kareth, salah satu perwakilan tokoh perempuan asal Kabupaten Maybrat menyatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak PBHKP Sorong ini sangat besar manfaatnya. “Dengan mengikuti pelatihan paralegal tingkat dasar khususnya pagi kami para perempuan peduli HAM dapat menambah wawasan dan pengatahuan peserta akan pentingnya perlindungan hukum bagi kaum perempuan,”Ujar Merry Kareth.

Sonny Laratmase, salah satu Para Legal dan pemateri dari PBHKP Sorong mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakanan ini sangat membantu para peserta untuk bertindak dalam mengambil keputusan bila menemui permasalahan dilapangan. hak dan kewajiban dalam menjalankan tugas advokasi di lapangan akan menjadi lebih dipahami lagi setelah mengikuti pelatihan ini.

pihak PBHKP Sorong sendiri sudah menargetkan akan lebih giat lagi memberikan pelatihan pelatihan advokasi kepada calon calon paralegal. hal ini dikarenakan sering terjadinya berbagai pelanggaran yang terjadi di dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, sementara warga masyarakat sendiri kadang tidak mengerti dan paham terhadap masalah hukum.

“Kita dari pihak penyelenggara akan terus menjalankan program pelatihan bagi calon calon para legal dengan tujuan, nantinya saat kembali di tengah tengah masyrakat, keberadaan paralegal ini bisa menjadi ujung tombak dalam membela hak dan kewajiban para warga jika terjadi pelanggaran pelanggaran hukum dalam kehidupan sehari hari,” tandas Loury Da Costa selaku Ketua PBHKP Sorong dan penanggung jawab kegiatan Pelatihan.

Penulis : Ade Mus