Sorong, pbhkp.or.id – COV selaku pelapor dalam perkara penelantaran anak bersedia mencabut Laporan yang dilayangkan ke bagian Propam Polres Sorong Selatan. KS sebagai Terlapor bersama keluarga telah memenuhi undangan yang dilayangkan tim kuasa hukum COV untuk melakukan mediasi  pada jumat 12 Juni 2020.

KS yang berprofesi sebagai anggota POLRI berpangkat Briptu dan bertugas di  Polres Sorong Selatan ini di laporkan oleh COV karena tidak menempati janji untuk di nikahi, dimana hubungan asmara kduanya telah berlangsung sekitar lima tahun dan telah memperoleh se orang anak perempuan yang saat ini berusia setahun lebih.

COV selalu menagih janji untuk dinikahi, namun tidak pernah di tepati, akhirnya COV melayangkan surat Laporan Informasi ke bagian Propam Polrs Sorong Selatan dengan Nomor register :R/Lapinfo/07/V/Paminal, tertanggal 27 Mey 2020. Baik COV selaku terlapor dan KS selaku terlapor telah di periksa dan diambil keterangan oleh Penyidik Propam Polres Sorong Selatan.

KS diduga telah melakukan pelanggaran kode etik profesi Polri dan atau pelanggaran disiplin Anggota Polri berupa mempunyai seorang anak perempuan dan belum menikah secara kedinasan dan menikah secara agama dan tidak bertanggung jawab.

“Ini merupakan mediasi ke dua yang kami lakukan, dan kedua belah pihak telah sepakat  mengakhiri masalah diantara mereka dan melanjutkan hubungan ssampai ke jenjang perkawinan,”Kata Loury Da costa SH selaku mediator dan Kuasa Hukum dari COV, di Kantor PBHKP Sorong (Selasa,16/06/2020).

Selain itu juga menurut Da Costa, kliennya bersedia mengikuti segala macam proses tahapan pernikahan sesuai dengan keyakinan dari terlapor, KS.(Econ)

Editor : Peko L Hoda